Kemiskinan Energi.

Kemiskinan Energi merupakan sebuah istilah yang seringkali disalah-mengerti orang. Banyak orang berpikir bahwa kemiskinan energi terjadi semata-mata karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan seseorang atau sekelompok orang dalam mendapatkan energi. Kenyataannya, kemiskinan energi lebih luas dari itu. Kemiskinan energi adalah sebuah kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang tidak dapat memenuhi kebutuhan minimum mereka untuk penerangan, dan untuk memasak. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan energi adalah ketiadaan bahan bakar; ketiadaan akses untuk mendapatkan bahan bakar tersebut; ketidakmampuan ekonomi untuk mendapatkan bahan bakar tersebut; dan ketidakmampuan masyarakat untuk menerima metode yang ditawarkan dalam mengakses energi.

Kemiskinan energi juga tidak semata-mata dipengaruhi oleh kondisi seseorang, namun juga kondisi wilayah tempat mereka tinggal. Pendanaan yang dialokasikan untuk pengadaan energi, institusi yang bertanggung jawab untuk mengadakan dan memonitor energi, peraturan dan/atau kebijakan yang mendukung, merupakan beberapa hal yang juga menjadi faktor penting untuk peningkatan akses pada energi bagi seseorang maupun sekelompok orang.

Kampanye Kemiskinan Energi yang dilakukan oleh IESR bertujuan untuk memberikan pengertian yang benar pada masyarakat luas mengenai apa yang dimaksud dengan kemiskinan energi dan apa yang dapat dilakukan. Kampanye ini juga bertujuan untuk mendorong Pemerintah agar dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang konkrit dan berkelanjutan dalam meningkatkan akses masyarakat pada energi, yang merupakan elemen penting untuk pembangunan yang berkelanjutan.

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *