Energi dalam Kerangka Pembangunan Berkelanjutan Pasca 2015

Posted on February 19, 2013 · Posted in Publikasi

CJ-RGBSehubungan dengan ditunjuknya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu co-chair dari High Level Panel of Eminent Person (HLPEP), dengan mandat untuk menyusun rekomendasi kerangka agenda pembangunan berkelanjutan pasca 2015, Institute for Essential Services Reform (IESR) melakukan beberapa forum konsultasi untuk melihat bagaimana isu energi seharusnya ditempatkan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan pasca 2015.

Energi merupakan hal yang paling penting untuk menunjang pembangunan yang berkelanjutan dari suatu negara. Ketiadaan energi yang berkelanjutan akan membuat pembangunan pun tidak akan berkelanjutan. Melihat kepada inisiatif tujuan pembangunan milenium, ternyata tidak ada satu pun target yang mencantumkan adanya target peningkatan akses energi bagi masyarakat. Padahal, tanpa adanya akses pada energi di masyarakat, pengentasan kemiskinan, penurunan tingkat kelaparan, tingkat kematian ibu dan anak serta kualitas pendidikan, akan sangat sulit untuk dicapai. Bagi negara berkembang, tantangan pembangunan saat ini semakin sulit, dikarenakan adanya keterbatasan bumi dalam memberikan layanan akses kepada masyarakat masing-masing negara. Belum lagi dengan adanya perubahan iklim, diperlukan inovasi-inovasi baru yang rendah emisi namun mampu untuk memberikan layanan energi yang mudah untuk diperoleh, selalu tersedia, aman, dengan harga yang terjangkau, kepada publik. Inovasi tersebut juga harus dapat meningkatkan ketahanan publik untuk menyesuaikan diri dan mengatasi dampak dari perubahan iklim yang sedang terjadi.

Tujuan dari konsultasi publik ini adalah untuk menggali pemikiran-pemikiran dari masyarakat sipil mengenai peran energi di dalam pembangunan berkelanjutan pasca 2015. Konsultasi publik ini juga bertujuan untuk memaparkan pada masyarakat sipil mengenai apa yang terjadi di skala internasional, yang tentunya akan berdampak pada situasi nasional Indonesia. Pada akhirnya, pandangan publik mengenai energi dalam konteks pembangunan berkelanjutan akan disusun melalui sejumlah kegiatan konsultasi publik, untuk diajukan sebagai masukan kepada HLPEP.

Share